Tentang PROMRTII
PROMRTII menghimpun para profesional di bidang manajemen risiko, kepatuhan, dan tata kelola untuk mengembangkan praktik GRC terintegrasi — mulai dari penguatan kompetensi, standar profesi, riset terapan, hingga pendampingan penerapan di instansi.
Tentang Kami
Latar belakang, visi, misi, dan tata kelola organisasi.
Kerangka GRC
Governance, Risk, dan Compliance sebagai fondasi pengelolaan risiko terintegrasi.
Program & Layanan
Pelatihan, sertifikasi kompetensi, pendampingan, dan riset terapan.
Keanggotaan
Bergabung dengan komunitas profesional manajemen risiko terintegrasi.
Fungsi Perkumpulan
Pasal 6 Anggaran Dasar PROMRTII
Perkumpulan ini berfungsi:
- Mengembangkan kompetensi manajemen risiko terintegrasi di seluruh Indonesia, baik untuk praktisi profesional, pengajar/trainer, akademisi, dan mahasiswa pada umumnya, maupun anggota Perkumpulan Profesi Manajemen Risiko Terintegrasi Indonesia Internasional pada khususnya.
- Membangun dan memupuk rasa kekeluargaan, kebersamaan, dan keserasian antar institusi dan individu di bidang manajemen risiko terintegrasi.
- Menjadi sarana pengembangan kompetensi di industri bisnis digital serta menghadirkan gelar profesional manajemen risiko terintegrasi, termasuk risiko bisnis, risiko teknologi digital, risiko siber, dan risiko iklim.
- Menjadi sarana kolaborasi pengembangan kapasitas manajemen risiko terintegrasi melalui seminar, sertifikasi, dan rekognisi manajemen risiko terintegrasi.
- Menjadi sarana berkumpul dan tukar informasi yang berkaitan dengan capacity building serta mendukung kurikulum pendidikan manajemen risiko terintegrasi agar relevan dengan perkembangan industri bisnis digital teknologi, lingkungan sosial, dan tata kelola.
- Menjadi wadah bagi anggota perkumpulan untuk berinteraksi guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen risiko terintegrasi, sehingga kelompok menjadi wahana belajar.
Fokus Keahlian
Manajemen Risiko Terintegrasi
Menyatukan pengelolaan risiko kredit, pasar, likuiditas, operasional, kepatuhan, dan strategis dalam satu kerangka kerja.
Tata Kelola & Kepatuhan
Memperkuat tata kelola, peran komite, serta kepatuhan terhadap regulasi sektoral yang terus berkembang.
Pengembangan Kompetensi
Pelatihan, sertifikasi, dan pemeliharaan kompetensi bagi praktisi risiko dan kepatuhan.
Riset & Benchmarking
Kajian terapan dan pembandingan praktik antarinstansi untuk mendorong perbaikan berkelanjutan.
Teknologi & Risiko Digital
Pengelolaan risiko teknologi informasi, keamanan siber, dan pemanfaatan analitik data untuk pemantauan risiko.
Kerja Sama Internasional
Kolaborasi lintas negara untuk menyelaraskan praktik dan pengakuan profesi.
GRC & Manajemen Risiko Terintegrasi — Saling Terhubung
GRC dan Manajemen Risiko Terintegrasi saling terhubung. Manajemen risiko berperan sebagai inti yang mendorong kesadaran akan risiko di seluruh organisasi, sementara kerangka GRC memperluas cakupannya ke tata kelola dan kepatuhan, dan teknologi mempercepat identifikasi serta pengambilan keputusan.
Manajemen risiko terintegrasi dan GRC (Governance, Risk, and Compliance) saling melengkapi karena manajemen risiko menjadi komponen inti (Risk) di dalam kerangka kerja GRC yang lebih besar.
Hubungan Utama
Manajemen risiko terintegrasi adalah proses untuk mengelola semua potensi ancaman secara menyeluruh di setiap unit organisasi, sementara GRC menyatukan fungsi tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan kepatuhan hukum dalam satu keselarasan strategi.
Tata kelola (Governance) memberikan arah dan tujuan, manajemen risiko menilai hambatan yang mungkin terjadi, dan kepatuhan (Compliance) memastikan aturan dipenuhi.
Pendekatan GRC Terintegrasi menyatukan data agar manajemen risiko terpadu berjalan lebih efektif tanpa tumpang tindih.
Banyak perusahaan menggunakan strategi GRC terintegrasi untuk merespons dinamika bisnis dengan lebih cepat dan efisien.
Manajemen Risiko sebagai Inti
Risiko menjadi faktor pendorong agar organisasi sadar keamanan dan tangguh menghadapi hambatan.
Cakupan GRC yang Lebih Luas
Kerangka GRC terintegrasi menggabungkan tiga pilar — Governance, Risk, dan Compliance — ke dalam satu sistem terkoordinasi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.
Pemanfaatan Teknologi
Penerapan Intelligent GRC memanfaatkan data dan analitik untuk mempercepat identifikasi risiko serta mendukung keputusan strategis.
Angka & Cakupan
Mitra Kerjasama
Kegiatan Terdekat
Diskusi Panel: GRC Terintegrasi di Industri Keuangan
Forum diskusi bersama praktisi mengenai integrasi tata kelola, risiko, dan kepatuhan di sektor keuangan.
Pelatihan Manajemen Risiko Terintegrasi — Angkatan I
Pelatihan dasar bagi praktisi risiko, kepatuhan, dan internal audit.
Riset: Survei Kematangan GRC Instansi Keuangan
Kajian awal pemetaan kematangan penerapan GRC di instansi anggota.


